PT Asuransi Jiwasraya adalah perusahaan BUMN yang beroperasi di sektor asuransi jiwa, dengan layanan utama berupa perlindungan jiwa, perencanaan keuangan, dan pengelolaan risiko bagi masyarakat luas. Sebagai bagian dari industri jasa keuangan nasional, Jiwasraya menuntut sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman yang baik terhadap prinsip asuransi dan layanan nasabah. Hal tersebut menjadikan proses rekrutmen sebagai tahapan penting dalam menjaga kualitas dan profesionalisme perusahaan.
Untuk menjaring kandidat terbaik, seleksi karyawan dilakukan melalui beberapa tahap, seperti seleksi berkas, tes tertulis, tes kemampuan dan potensi, hingga wawancara. Menguasai Soal Tes Rekrutmen Asuransi Jiwasraya dapat membantu Anda memahami karakteristik soal tes tertulis yang sering muncul serta standar penilaian yang digunakan. Dengan mempelajari kisi-kisi dan pembahasan secara sistematis, Anda dapat mempersiapkan diri secara lebih matang dan meningkatkan peluang diterima di lingkungan kerja profesional Jiwasraya.
Kisi-Kisi Soal Tes Rekrutmen Asuransi Jiwasraya

Berikut kisi-kisi soal tes rekrutmen Asuransi Jiwasraya yang berisi gambaran materi dan jenis soal yang akan diujikan dalam proses seleksi karyawan. Dengan memahami kisi-kisi ini, Anda dapat mengetahui kemampuan apa saja yang dinilai serta fokus pada materi yang benar-benar relevan, sehingga persiapan tes menjadi lebih efektif dan terarah.
1. Kemampuan Numerik
Mengukur kecakapan dalam berhitung dan berpikir kuantitatif melalui soal aritmetika, persentase, perbandingan, deret angka, dan interpretasi data sederhana yang relevan dengan pekerjaan di bidang asuransi.
2. Penalaran Logis
Menilai kemampuan berpikir sistematis dan logis dalam menyelesaikan masalah, termasuk kemampuan menarik kesimpulan, mengenali pola logika, serta menganalisis hubungan antarpernyataan.
3. Penalaran Verbal
Mengukur kemampuan memahami dan mengolah informasi berbasis bahasa, termasuk sinonim, antonim, analogi kata, serta kemampuan membaca dan menyimpulkan ide dari teks pendek.
4. Pemahaman Bacaan (Reading Comprehension)
Menilai kemampuan memahami teks panjang atau paragraf kompleks, menarik informasi penting, menemukan ide pokok, serta membuat inferensi berdasarkan konteks bacaan.
5. Bahasa Inggris Profesional
Mengukur kemampuan memahami instruksi dan teks dalam Bahasa Inggris, termasuk konteks komunikasi formal, istilah profesional, serta pemahaman kosakata yang sering digunakan dalam dunia kerja.
6. Wawasan Kebangsaan dan Tata Nilai
Menguji pemahaman peserta terhadap nilai kebangsaan, etika profesional, tanggung jawab sosial, serta prinsip kerja BUMN yang berorientasi pada pelayanan publik dan integritas.
7. Tes Core Values dan Sikap Profesional
Menilai pemahaman dan penerapan nilai-nilai sikap profesional seperti amanah, kolaboratif, adaptif, komitmen terhadap kualitas kerja, serta integritas dalam berbagai situasi pekerjaan.
8. Pengetahuan Dasar Industri Asuransi
Mengukur penguasaan konsep dasar asuransi dan keuangan, seperti prinsip underwriting, istilah polis, manajemen risiko sederhana, serta fungsi dan peran asuransi dalam konteks layanan keuangan.
9. Problem Solving dan Pengambilan Keputusan
Menggali kemampuan peserta dalam menyelesaikan masalah kompleks, menganalisis beberapa alternatif solusi, mengevaluasi konsekuensi, serta menentukan keputusan yang paling efektif.
10. Kemampuan Interpersonal dan Komunikasi
Menilai keterampilan komunikasi tertulis dan lisan, kemampuan bekerja dalam tim, serta cara berinteraksi secara efektif dengan pelanggan, rekan kerja, dan pemangku kepentingan organisasi.
Contoh Soal Tes Rekrutmen Asuransi Jiwasraya

Contoh Soal Tes Rekrutmen Asuransi Jiwasraya disusun untuk membantu Anda memahami bentuk dan tingkat kesulitan soal yang sering muncul saat seleksi. Melalui latihan soal ini, Anda dapat melatih kemampuan berpikir, mengukur kesiapan diri, serta membiasakan diri dengan pola soal agar lebih percaya diri saat menghadapi tes rekrutmen yang sebenarnya.
Soal 1
Seorang nasabah Asuransi Jiwasraya memiliki kewajiban membayar premi asuransi jiwa sebesar Rp2.400.000 per tahun. Perusahaan memberikan opsi pembayaran premi secara bulanan tanpa dikenakan bunga atau biaya administrasi tambahan.
Berdasarkan informasi tersebut, berapakah besar premi yang harus dibayarkan nasabah setiap bulan?
A. Rp200.000
B. Rp180.000
C. Rp100.000
D. Rp220.000
E. Rp240.000
Jawaban : A
Pembahasan :
Premi tahunan sebesar Rp2.400.000 dibayarkan dalam jangka waktu 12 bulan. Karena tidak ada bunga atau biaya tambahan, maka perhitungan dilakukan dengan pembagian sederhana:
Rp2.400.000 ÷ 12 = Rp200.000.
Dengan demikian, premi bulanan yang harus dibayar nasabah adalah Rp200.000.
Soal 2
Semua karyawan Asuransi Jiwasraya diwajibkan untuk menjunjung tinggi nilai integritas dalam menjalankan tugasnya. Sebagian karyawan Asuransi Jiwasraya bekerja sebagai analis risiko yang bertugas menilai tingkat risiko calon tertanggung.
Berdasarkan pernyataan tersebut, kesimpulan yang paling logis dan tepat adalah …
A. Semua analis risiko tidak menjunjung tinggi integritas
B. Sebagian analis risiko menjunjung tinggi integritas
C. Semua analis risiko menjunjung tinggi integritas
D. Semua karyawan Jiwasraya adalah analis risiko
E. Sebagian karyawan Jiwasraya tidak memiliki integritas
Jawaban : C
Pembahasan :
Analis risiko merupakan bagian dari karyawan Asuransi Jiwasraya. Karena seluruh karyawan diwajibkan menjunjung integritas, maka analis risiko sebagai bagian dari karyawan juga pasti menjunjung tinggi integritas. Kesimpulan yang tepat adalah semua analis risiko menjunjung tinggi integritas.
Soal 3
Dalam dunia kerja, khususnya di perusahaan asuransi, keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting untuk membangun kepercayaan nasabah. Kata yang memiliki makna berlawanan (antonim) dengan kata transparan adalah …
A. Terbuka
B. Jelas
C. Objektif
D. Tertutup
E. Akurat
Jawaban : D
Pembahasan :
Kata transparan berarti terbuka, jelas, dan dapat diketahui secara umum. Lawan kata yang tepat dari makna tersebut adalah tertutup, yaitu tidak terbuka atau tidak mudah diketahui.
Soal 4
Dalam industri asuransi, kepercayaan nasabah merupakan faktor yang sangat penting. Perusahaan asuransi dituntut untuk menyampaikan informasi secara jelas, memberikan layanan yang profesional, serta menangani klaim dengan cepat dan tepat waktu. Apabila kepercayaan nasabah menurun, maka keberlangsungan perusahaan juga dapat terancam.
Ide pokok paragraf tersebut adalah …
A. Cara menangani klaim asuransi
B. Pentingnya pelayanan profesional
C. Dampak keterlambatan pembayaran klaim
D. Kewajiban perusahaan terhadap nasabah
E. Peran kepercayaan nasabah dalam industri asuransi
Jawaban : E
Pembahasan :
Kalimat utama paragraf terletak pada awal paragraf yang menekankan bahwa kepercayaan nasabah merupakan faktor penting dalam industri asuransi. Kalimat berikutnya hanya berfungsi sebagai penjelas. Oleh karena itu, ide pokoknya adalah peran kepercayaan nasabah dalam industri asuransi.
Soal 5
Dalam perjanjian asuransi, tertanggung diwajibkan untuk mengungkapkan seluruh fakta penting yang berkaitan dengan kondisi dirinya maupun risiko yang akan diasuransikan. Prinsip ini bertujuan agar perusahaan asuransi dapat menilai risiko secara adil dan akurat. Prinsip asuransi tersebut dikenal dengan istilah …
A. Indemnity
B. Subrogation
C. Insurable Interest
D. Utmost Good Faith
E. Contribution
Jawaban : D
Pembahasan :
Prinsip Utmost Good Faith (itikad baik tertinggi) mewajibkan kedua belah pihak, baik penanggung maupun tertanggung, untuk saling menyampaikan informasi secara jujur dan lengkap. Prinsip ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahan penilaian risiko dalam perjanjian asuransi.
Soal 6
Dalam proses rekrutmen Asuransi Jiwasraya, kemampuan memahami teks berbahasa Inggris menjadi salah satu aspek penilaian.
Perhatikan kalimat berikut:
“The insurance company is committed to providing reliable services and maintaining customers’ trust.”
Makna kalimat tersebut yang paling tepat adalah …
A. Perusahaan asuransi berfokus pada peningkatan keuntungan semata
B. Perusahaan asuransi berkomitmen memberikan layanan yang dapat diandalkan dan menjaga kepercayaan nasabah
C. Perusahaan asuransi hanya bertanggung jawab pada pelanggan tertentu
D. Perusahaan asuransi mengutamakan persaingan dengan perusahaan lain
E. Perusahaan asuransi mengurangi kualitas layanan demi efisiensi
Jawaban : B
Pembahasan :
Kata committed berarti berkomitmen, reliable services berarti layanan yang dapat diandalkan, dan maintaining customers’ trust berarti menjaga kepercayaan nasabah. Terjemahan paling tepat dan sesuai konteks profesional adalah pilihan B.
Soal 7
Sebagai karyawan BUMN, pegawai Asuransi Jiwasraya diharapkan memahami nilai kebangsaan dan tanggung jawab sosial. Salah satu penerapan nilai tersebut dalam lingkungan kerja adalah …
A. Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan perusahaan
B. Memberikan layanan berbeda berdasarkan latar belakang nasabah
C. Menjalankan tugas dengan jujur, adil, dan berorientasi pada pelayanan publik
D. Menghindari kerja sama dengan unit lain
E. Mengutamakan keuntungan tanpa memperhatikan etika
Jawaban : C
Pembahasan :
Nilai kebangsaan dan tata nilai BUMN menekankan integritas, keadilan, serta pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, sikap yang paling sesuai adalah menjalankan tugas secara jujur, adil, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Soal 8
Seorang karyawan menghadapi situasi di mana rekan kerjanya melakukan kesalahan dalam pengolahan data nasabah. Kesalahan tersebut belum berdampak besar, tetapi berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari. Sikap profesional yang paling tepat adalah …
A. Melaporkan kesalahan tersebut secara objektif melalui prosedur yang berlaku
B. Menyebarkan kesalahan tersebut kepada rekan lain
C. Membiarkan kesalahan tersebut agar tidak menimbulkan konflik
D. Mengoreksi data tanpa sepengetahuan pihak terkait
E. Mengabaikan masalah karena bukan tanggung jawabnya
Jawaban : A
Pembahasan :
Sikap profesional menuntut integritas, tanggung jawab, dan kepatuhan pada prosedur. Melaporkan secara objektif melalui jalur yang benar merupakan tindakan yang tepat agar kesalahan dapat diperbaiki tanpa menimbulkan dampak lebih besar.
Soal 9
Dalam asuransi, penilaian risiko calon tertanggung dilakukan sebelum polis diterbitkan. Proses ini bertujuan untuk menentukan besarnya premi dan kelayakan pertanggungan. Proses tersebut dikenal dengan istilah …
A. Klaim
B. Reasuransi
C. Indemnitas
D. Subrogasi
E. Underwriting
Jawaban : E
Pembahasan :
Underwriting adalah proses penilaian risiko calon tertanggung untuk menentukan apakah risiko tersebut dapat diasuransikan serta besarnya premi yang harus dibayar.
Soal 10
Seorang karyawan Asuransi Jiwasraya menghadapi keluhan nasabah terkait keterlambatan proses klaim. Nasabah tersebut terlihat kecewa dan emosional. Tindakan yang paling tepat untuk menunjukkan kemampuan komunikasi dan interpersonal adalah …
A. Menghindari nasabah agar situasi tidak semakin panas
B. Menyalahkan sistem dan kebijakan perusahaan
C. Mendengarkan keluhan dengan empati dan memberikan penjelasan secara jelas dan sopan
D. Meminta nasabah membaca prosedur sendiri
E. Menghentikan pembicaraan secara sepihak
Jawaban : C
Pembahasan :
Kemampuan interpersonal menuntut empati, komunikasi yang baik, dan solusi yang jelas. Mendengarkan keluhan nasabah serta memberikan penjelasan secara sopan menunjukkan sikap profesional dan mampu menjaga kepercayaan nasabah.
Soal 11
Dalam pekerjaan di bidang asuransi, karyawan sering dihadapkan pada data angka seperti premi, klaim, dan nilai pertanggungan. Seorang analis mencatat bahwa total klaim yang dibayarkan perusahaan dalam satu bulan adalah Rp480.000.000. Jika jumlah klaim tersebut berasal dari 16 nasabah, maka rata-rata nilai klaim per nasabah adalah …
A. Rp20.000.000
B. Rp25.000.000
C. Rp30.000.000
D. Rp35.000.000
E. Rp40.000.000
Jawaban : C
Pembahasan :
Rata-rata klaim dihitung dengan membagi total klaim dengan jumlah nasabah:
Rp480.000.000 ÷ 16 = Rp30.000.000.
Dengan demikian, rata-rata nilai klaim per nasabah adalah Rp30.000.000.
Soal 12
Perhatikan pernyataan berikut:
- Semua pegawai Jiwasraya wajib mematuhi kode etik perusahaan.
- Budi adalah pegawai Jiwasraya.
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan pernyataan di atas adalah …
A. Budi memahami seluruh aturan perusahaan
B. Budi wajib mematuhi kode etik perusahaan
C. Budi adalah pegawai yang berintegritas
D. Semua pegawai berperilaku sama seperti Budi
E. Budi tidak melanggar kode etik perusahaan
Jawaban : B
Pembahasan :
Jika semua pegawai Jiwasraya wajib mematuhi kode etik dan Budi merupakan pegawai Jiwasraya, maka dapat disimpulkan bahwa Budi wajib mematuhi kode etik perusahaan.
Soal 13
Dalam komunikasi tertulis, pemilihan kata yang tepat sangat penting agar pesan mudah dipahami dan tetap profesional. Kata yang paling tepat sebagai sinonim dari kata akurat adalah …
A. Perkiraan
B. Sementara
C. Ragu
D. Tepat
E. Umum
Jawaban : D
Pembahasan :
Kata akurat memiliki makna tepat atau sesuai dengan keadaan sebenarnya. Sinonim yang paling tepat adalah tepat.
Soal 14
Bacalah paragraf berikut dengan saksama.
Asuransi memiliki peran penting dalam membantu masyarakat mengelola risiko keuangan. Dengan adanya asuransi, individu maupun perusahaan dapat meminimalkan dampak kerugian akibat peristiwa yang tidak terduga. Oleh karena itu, perusahaan asuransi dituntut untuk menjalankan operasionalnya secara profesional dan bertanggung jawab.
Kesimpulan yang tepat berdasarkan paragraf tersebut adalah …
A. Asuransi hanya dibutuhkan oleh perusahaan besar
B. Asuransi tidak berpengaruh terhadap risiko keuangan
C. Asuransi berfungsi sebagai alat investasi semata
D. Risiko keuangan tidak dapat dikendalikan
E. Perusahaan asuransi harus beroperasi secara profesional
Jawaban : E
Pembahasan :
Paragraf menjelaskan peran asuransi dalam mengelola risiko dan diakhiri dengan tuntutan agar perusahaan asuransi beroperasi secara profesional dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, kesimpulan yang paling tepat adalah pilihan E.
Soal 15
Dalam pengambilan keputusan, seorang karyawan dihadapkan pada beberapa alternatif solusi dengan risiko dan manfaat yang berbeda. Sikap yang paling mencerminkan kemampuan problem solving adalah …
A. Memilih solusi tercepat tanpa mempertimbangkan risiko
B. Menghindari keputusan agar tidak disalahkan
C. Menganalisis setiap alternatif dan memilih solusi dengan dampak paling positif
D. Menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada orang lain
E. Mengambil keputusan berdasarkan emosi
Jawaban : C
Pembahasan :
Problem solving yang baik menuntut analisis, pertimbangan risiko, serta pemilihan solusi yang paling efektif dan berdampak positif. Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah C.
Soal 16
Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Asuransi Jiwasraya menyelenggarakan program pelatihan internal bagi pegawai di salah satu unit kerja. Unit tersebut memiliki 40 pegawai. Dari total pegawai, 60% mengikuti pelatihan, dan dari peserta pelatihan tersebut, 75% dinyatakan lulus dengan hasil memuaskan setelah evaluasi akhir.
Berapakah jumlah pegawai yang lulus pelatihan dengan hasil memuaskan?
A. 15 orang
B. 18 orang
C. 20 orang
D. 24 orang
E. 30 orang
Jawaban : B
Pembahasan :
Jumlah pegawai yang mengikuti pelatihan = 60% × 40 = 24 orang.
Jumlah pegawai yang lulus dengan hasil memuaskan = 75% × 24 = 18 orang.
Dengan demikian, jumlah pegawai yang lulus pelatihan adalah 18 orang.
Soal 17
Perhatikan pernyataan berikut yang berkaitan dengan kualitas pelayanan perusahaan asuransi:
“Jika pelayanan kepada nasabah dilakukan secara profesional dan konsisten, maka tingkat kepuasan nasabah akan meningkat.”
Fakta menunjukkan bahwa tingkat kepuasan nasabah mengalami peningkatan dalam periode tertentu.
Kesimpulan logis yang paling tepat berdasarkan informasi tersebut adalah …
A. Pelayanan kepada nasabah pasti dilakukan secara profesional
B. Pelayanan kepada nasabah dilakukan secara tidak konsisten
C. Tingkat kepuasan nasabah tidak dipengaruhi oleh pelayanan
D. Kepuasan nasabah selalu meningkat dalam kondisi apa pun
E. Tidak dapat ditarik kesimpulan pasti mengenai kualitas pelayanan
Jawaban : E
Pembahasan :
Pola logika yang digunakan adalah: Jika P maka Q, dan diketahui Q terjadi. Dari kondisi ini, tidak dapat disimpulkan bahwa P pasti terjadi. Oleh karena itu, kesimpulan yang paling tepat adalah tidak dapat ditarik kesimpulan pasti mengenai kualitas pelayanan.
Soal 18
Dalam dokumen polis dan laporan keuangan perusahaan asuransi, sering digunakan istilah-istilah berbahasa Inggris yang memiliki makna khusus. Salah satu istilah yang umum digunakan adalah liability.
Dalam konteks industri asuransi dan keuangan, makna istilah liability adalah …
A. Keuntungan yang diperoleh perusahaan
B. Aset yang dimiliki oleh tertanggung
C. Kewajiban atau tanggung jawab hukum
D. Hak istimewa yang dimiliki nasabah
E. Premi tambahan di luar perjanjian
Jawaban : C
Pembahasan :
Istilah liability merujuk pada kewajiban atau tanggung jawab hukum dan finansial yang harus dipenuhi oleh suatu pihak. Dalam asuransi, ini berkaitan dengan kewajiban perusahaan terhadap klaim atau risiko tertentu.
Soal 19
Seorang karyawan baru ditempatkan dalam tim kerja yang terdiri dari anggota dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, dan karakter yang berbeda-beda. Agar proses kerja berjalan lancar dan tujuan tim dapat tercapai secara optimal, sikap yang paling tepat untuk ditunjukkan karyawan tersebut adalah …
A. Memaksakan pendapat pribadi agar cepat diambil keputusan
B. Bekerja sendiri tanpa melibatkan anggota lain
C. Menghargai perbedaan dan aktif menjalin kolaborasi
D. Menghindari diskusi untuk mencegah perbedaan pendapat
E. Menunggu perintah tanpa memberikan kontribusi
Jawaban : C
Pembahasan :
Kerja tim yang efektif membutuhkan sikap saling menghargai, komunikasi terbuka, dan kolaborasi aktif. Dengan menghargai perbedaan dan bekerja sama, kinerja tim akan menjadi lebih optimal.
Soal 20
Dalam proses penanganan klaim asuransi, perusahaan dituntut untuk bekerja secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur. Apabila terjadi keterlambatan dalam penyelesaian klaim tanpa alasan yang jelas, hal tersebut dapat menimbulkan dampak negatif bagi perusahaan.
Dampak paling mungkin terjadi akibat kondisi tersebut adalah …
A. Menurunnya reputasi dan kepercayaan nasabah
B. Berkurangnya beban kerja karyawan
C. Meningkatnya tingkat kepercayaan nasabah
D. Bertambahnya loyalitas nasabah
E. Meningkatnya jumlah nasabah baru
Jawaban : A
Pembahasan :
Keterlambatan klaim dapat menimbulkan ketidakpuasan, keluhan, serta menurunnya kepercayaan nasabah. Jika terjadi secara berulang, hal ini akan berdampak pada reputasi perusahaan asuransi.
Siapkan Diri Menghadapi Tes Rekrutmen Asuransi Jiwasraya Secara Maksimal!

Proses seleksi PT Asuransi Jiwasraya menuntut kesiapan yang tidak hanya matang, tetapi juga tepat sasaran. Dengan mengakses latihan Soal Tes Rekrutmen Asuransi Jiwasraya yang disajikan secara terstruktur di fhci.or.id, Anda dapat mempelajari karakter soal, memahami metode penyelesaian yang efektif, serta meningkatkan peluang lolos seleksi melalui materi dan pembahasan yang terpercaya.