Proses seleksi calon pegawai PT Pegadaian merupakan tahapan penting yang dirancang untuk menyaring individu dengan kompetensi, ketelitian, dan karakter kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Menghadapi tes Pegadaian membutuhkan persiapan yang matang karena proses seleksi yang diterapkan oleh PT Pegadaian dirancang untuk menjaring kandidat terbaik yang memiliki kemampuan logika, analisis, serta integritas tinggi. Dalam proses ini,tes rekrutmen Pegadaian menjadi salah satu tahapan krusial karena berfungsi mengukur kemampuan berpikir logis, analitis, serta kesiapan peserta dalam menghadapi situasi kerja nyata. Oleh sebab itu, memahami pola dan karakter soal tes rekrutmen Pegadaian sejak awal menjadi kunci penting agar dapat bersaing secara optimal.
Melalui artikel ini, Anda akan mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai materi yang sering muncul dalam soal tes Pegadaian, lengkap dengan kisi-kisi dan pembahasan yang disusun secara logis dan mudah dipahami. Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang layanan keuangan berbasis gadai, pembiayaan, dan investasi emas, PT Pegadaian menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memahami karakter layanan, prinsip kehati-hatian, serta orientasi pada kepercayaan nasabah.
Kisi-Kisi Soal Tes Rekrutmen Pegadaian Terbaru

Kisi-kisi tes rekrutmen Pegadaian ini disusun sebagai panduan awal bagi peserta untuk memahami ruang lingkup materi yang akan diujikan dalam proses. Dengan mengetahui kisi-kisi secara jelas, peserta dapat memetakan kompetensi yang perlu dikuasai serta menyusun strategi belajar yang lebih terarah dan efisien untuk tes rekrutmen Pegadaian.
- Wawasan Kebangsaan dan Nilai Dasar BUMN
Mengukur pemahaman peserta terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta nilai inti BUMN (AKHLAK) dan penerapannya dalam konteks kerja di perusahaan milik negara. - Profil, Peran, dan Bisnis Pegadaian
Menilai pemahaman dasar tentang Pegadaian sebagai BUMN jasa keuangan non-bank, termasuk fungsi, produk utama, dan perannya dalam mendukung UMKM dan inklusi keuangan. - Tes Kemampuan Verbal
Menguji kemampuan bahasa melalui soal sinonim, antonim, analogi kata, pemahaman bacaan, serta penarikan kesimpulan logis dari teks tertulis. - Tes Kemampuan Numerik Dasar
Mengukur kemampuan berhitung dan ketelitian melalui soal operasi hitung, persentase, perbandingan, rasio, serta soal cerita sederhana yang relevan dengan aktivitas keuangan. - Penalaran Logis dan Analitis
Menilai kemampuan berpikir sistematis melalui soal silogisme, hubungan sebab-akibat, penarikan kesimpulan, dan logika pernyataan. - Deret Angka dan Pola Matematika
Menguji kemampuan mengenali pola melalui deret angka, angka hilang, dan hubungan matematis sederhana yang membutuhkan konsentrasi tinggi. - Pengetahuan Dasar Produk Pegadaian
Mengukur pemahaman tertulis tentang jenis layanan Pegadaian seperti gadai konvensional, pembiayaan mikro, tabungan emas, serta prinsip dasar penggadaian. - Pemahaman Prosedur dan Layanan Keuangan
Menguji pemahaman peserta terhadap alur pelayanan, administrasi dasar, dan prinsip kehati-hatian dalam transaksi keuangan. - Tes Karakteristik Pribadi (TKP Tertulis)
Berupa soal situasional pilihan ganda untuk menilai sikap kerja, tanggung jawab, integritas, kerja sama tim, dan orientasi pelayanan pelanggan. - Ketelitian dan Kecepatan Kerja
Mengukur kemampuan fokus dan akurasi melalui soal hitung cepat, perbandingan data, serta pemilihan jawaban paling tepat dalam waktu terbatas. - Logika Bahasa dan Penalaran Kalimat
Menilai kemampuan memahami hubungan antar kalimat, melengkapi kalimat rumpang, serta menentukan pernyataan yang paling logis. - Pemahaman Etika dan Kepatuhan Kerja
Menguji pemahaman tertulis tentang etika kerja, kepatuhan terhadap aturan internal, dan sikap profesional dalam menghadapi risiko pekerjaan.
Contoh Soal Tes Rekrutmen Pegadaian Lengkap dengan Pembahasannya

Contoh soal tes Pegadaian disajikan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai karakter dan standar pertanyaan yang digunakan dalam tes rekrutmen Pegadaian. Melalui latihan ini, peserta tidak hanya mengetahui materi apa saja yang diujikan, tetapi juga bagaimana cara soal tersebut disusun untuk mengukur kemampuan berpikir, ketelitian, serta pemahaman terhadap konteks pekerjaan di Pegadaian.
Soal Nomor 1
Sebagai BUMN, Pegadaian menjalankan kegiatan usaha yang tidak terlepas dari nilai Pancasila dan semangat UUD 1945. Dalam praktik pelayanan, seorang pegawai dihadapkan pada situasi di mana nasabah meminta kemudahan khusus dengan alasan kondisi ekonomi keluarga yang sulit. Permintaan tersebut sebenarnya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi nasabah lain. Pegawai memahami bahwa Pegadaian memiliki misi sosial, namun tetap terikat pada aturan dan prinsip tata kelola yang baik. Tindakan yang paling tepat berdasarkan wawasan kebangsaan dan nilai dasar BUMN adalah …
A. Memberikan kemudahan khusus demi misi sosial
B. Menolak permintaan tanpa memberikan penjelasan
C. Mengikuti permintaan karena tidak berdampak besar
D. Menjalankan aturan sambil menjelaskan alternatif solusi yang sah
E. Mengalihkan tanggung jawab kepada rekan kerja
Jawaban: D
Pembahasan:
Nilai keadilan sosial dan AKHLAK menuntut keseimbangan antara empati dan kepatuhan aturan. Memberikan solusi yang sah menunjukkan integritas dan profesionalisme.
Soal Nomor 2
Pegadaian berperan sebagai BUMN jasa keuangan non-bank yang mendukung inklusi keuangan masyarakat. Dalam suatu evaluasi, ditemukan bahwa sebagian nasabah UMKM menggunakan dana pembiayaan untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek. Kondisi ini berpotensi mengurangi dampak positif pembiayaan terhadap pertumbuhan usaha. Sebagai pegawai yang memahami profil dan bisnis Pegadaian, langkah yang paling strategis untuk menjaga keberlanjutan fungsi tersebut adalah …
A. Menghentikan seluruh pembiayaan UMKM
B. Mengurangi jumlah pembiayaan yang disalurkan
C. Mengintegrasikan pembiayaan dengan edukasi pengelolaan usaha
D. Mengalihkan pembiayaan ke produk investasi
E. Menyerahkan tanggung jawab kepada nasabah sepenuhnya
Jawaban: C
Pembahasan:
Inklusi keuangan tidak hanya tentang penyaluran dana, tetapi juga pendampingan agar dana digunakan secara produktif dan berkelanjutan.
Soal Nomor 3
Perhatikan pernyataan berikut:
“Pegadaian berkomitmen memberikan layanan yang mudah diakses, transparan, dan dapat dipercaya.”
Seorang peserta tes diminta menafsirkan makna transparan dalam konteks layanan Pegadaian. Dalam praktiknya, transparansi harus tercermin dalam komunikasi antara petugas dan nasabah. Jika petugas dihadapkan pada situasi di mana informasi biaya layanan cukup kompleks, tindakan yang paling mencerminkan transparansi adalah …
A. Menyampaikan informasi secara singkat tanpa detail
B. Menjelaskan hanya jika nasabah bertanya
C. Menyampaikan seluruh komponen biaya secara jelas dan terbuka
D. Menghindari penjelasan teknis agar proses cepat
E. Menyerahkan pemahaman sepenuhnya kepada nasabah
Jawaban: C
Pembahasan:
Transparansi berarti keterbukaan informasi. Penjelasan lengkap membantu nasabah memahami hak dan kewajibannya secara utuh.
Soal Nomor 4
Seorang nasabah menggadaikan barang dengan nilai taksiran Rp5.000.000 dan memperoleh pinjaman sebesar 70% dari nilai tersebut. Setelah beberapa waktu, nasabah telah mengembalikan Rp1.750.000 dari pinjaman pokok. Petugas harus menghitung sisa pinjaman secara akurat sebelum melanjutkan proses pelunasan. Berdasarkan data tersebut, sisa pinjaman pokok nasabah adalah …
A. Rp1.500.000
B. Rp1.750.000
C. Rp2.000.000
D. Rp2.750.000
E. Rp3.500.000
Jawaban: B
Pembahasan:
Pinjaman awal = 70% × 5.000.000 = 3.500.000.
Sisa pinjaman = 3.500.000 − 1.750.000 = 1.750.000
Soal Nomor 5
Perhatikan pernyataan berikut:
(1) Pegawai yang mematuhi prosedur mengurangi risiko kesalahan layanan.
(2) Kesalahan layanan dapat menurunkan kepercayaan nasabah.
(3) Kepercayaan nasabah berpengaruh terhadap reputasi Pegadaian.
Berdasarkan pernyataan tersebut, kesimpulan yang paling logis adalah …
A. Prosedur tidak berpengaruh terhadap reputasi
B. Kepercayaan nasabah tidak berkaitan dengan layanan
C. Kepatuhan prosedur berkontribusi pada reputasi Pegadaian
D. Reputasi hanya ditentukan oleh produk
E. Risiko kesalahan tidak memengaruhi perusahaan
Jawaban: C
Pembahasan:
Rangkaian sebab-akibat menunjukkan bahwa kepatuhan prosedur berdampak pada kualitas layanan, kepercayaan nasabah, dan akhirnya reputasi perusahaan.
Soal Nomor 6
Sebagai BUMN, Pegadaian menjalankan fungsi bisnis sekaligus fungsi sosial yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Dalam praktiknya, pegawai sering dihadapkan pada tuntutan pencapaian target kinerja dan kewajiban menjaga kepentingan masyarakat. Seorang pimpinan unit meminta percepatan realisasi target pembiayaan dengan melonggarkan analisis kelayakan nasabah tertentu. Di sisi lain, kebijakan internal menekankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas. Jika dikaitkan dengan nilai dasar BUMN dan wawasan kebangsaan, sikap yang paling tepat adalah …
A. Menjalankan perintah pimpinan demi loyalitas organisasi
B. Menolak kebijakan pimpinan secara terbuka di hadapan tim
C. Menjalankan kebijakan sambil menutup risiko yang mungkin timbul
D. Menyampaikan alternatif pencapaian target tanpa melanggar prinsip kehati-hatian
E. Mengabaikan target karena bertentangan dengan kepentingan masyarakat
Jawaban: D
Pembahasan:
Nilai AKHLAK menuntut keseimbangan antara loyalitas, integritas, dan akuntabilitas. Memberikan solusi alternatif menunjukkan profesionalisme tanpa mengorbankan prinsip tata kelola yang baik.
Soal Nomor 7
Pegadaian berperan dalam memperluas akses keuangan bagi UMKM yang belum sepenuhnya terlayani oleh perbankan. Dalam sebuah evaluasi, ditemukan bahwa sebagian pelaku UMKM menggunakan pembiayaan Pegadaian untuk kebutuhan konsumtif, bukan produktif. Kondisi ini berpotensi menurunkan dampak inklusi keuangan yang diharapkan. Sebagai pegawai yang memahami profil dan bisnis Pegadaian, langkah strategis yang paling relevan adalah …
A. Menghentikan pembiayaan kepada seluruh pelaku UMKM
B. Mengalihkan seluruh pembiayaan ke produk gadai konvensional
C. Memperketat syarat pembiayaan tanpa memberikan pendampingan
D. Mengintegrasikan pembiayaan dengan edukasi dan pendampingan usaha
E. Menyerahkan pengelolaan UMKM sepenuhnya kepada lembaga lain
Jawaban: D
Pembahasan:
Peran Pegadaian tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga memastikan keberlanjutan usaha nasabah melalui edukasi agar tujuan inklusi keuangan tercapai.
Soal Nomor 8
Perhatikan kutipan berikut:
“Pegadaian berkomitmen memberikan layanan keuangan yang mudah, aman, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.”
Seorang peserta tes diminta menarik kesimpulan logis dari pernyataan tersebut dalam konteks pelayanan. Jika terjadi konflik antara kecepatan layanan dan ketelitian administrasi, maka sikap yang paling sesuai dengan makna pernyataan di atas adalah …
A. Mengutamakan kecepatan layanan agar nasabah tidak menunggu lama
B. Mengutamakan ketelitian meskipun proses menjadi lebih lama
C. Menyerahkan pilihan sepenuhnya kepada nasabah
D. Mengurangi prosedur agar layanan terlihat lebih mudah
E. Menunda layanan hingga situasi memungkinkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Makna “aman dan terpercaya” mengisyaratkan bahwa ketelitian dan kepatuhan prosedur lebih utama dibanding kecepatan semata, terutama dalam layanan keuangan.
Soal Nomor 9
Seorang nasabah menggadaikan barang dengan nilai taksiran Rp4.000.000 dan memperoleh pinjaman sebesar 80% dari nilai tersebut. Setelah berjalan beberapa waktu, nasabah ingin mengetahui sisa kewajiban jika telah membayar 50% dari pinjaman pokok. Petugas harus menjelaskan perhitungan secara tepat agar tidak terjadi kesalahpahaman. Berdasarkan data tersebut, sisa pinjaman pokok nasabah adalah …
A. Rp800.000
B. Rp1.200.000
C. Rp1.600.000
D. Rp2.000.000
E. Rp3.200.000
Jawaban: C
Pembahasan:
Pinjaman awal = 80% × 4.000.000 = 3.200.000. Jika telah dibayar 50%, maka sisa pinjaman = 1.600.000. Soal ini menguji ketelitian dan pemahaman persentase dalam konteks keuangan.
Soal Nomor 10
Perhatikan pernyataan berikut:
(1) Semua layanan Pegadaian harus mematuhi prosedur internal.
(2) Sebagian prosedur internal bertujuan melindungi kepentingan nasabah.
(3) Layanan yang cepat tidak selalu menjamin kepatuhan prosedur.
Berdasarkan pernyataan tersebut, kesimpulan yang paling logis adalah …
A. Kepatuhan prosedur dapat diabaikan demi kecepatan layanan
B. Semua layanan cepat pasti melanggar prosedur
C. Perlindungan nasabah merupakan bagian dari kepatuhan prosedur
D. Prosedur internal hanya penting bagi pegawai baru
E. Kecepatan layanan lebih penting daripada kepatuhan
Jawaban: C
Pembahasan:
Silogisme menunjukkan bahwa prosedur internal memiliki tujuan melindungi nasabah, sehingga kepatuhan menjadi elemen utama dalam menjaga kualitas dan etika layanan Pegadaian.
Soal Nomor 11
Sebagai BUMN, Pegadaian wajib menjunjung tinggi prinsip NKRI dan nilai Pancasila dalam setiap kebijakan operasionalnya. Dalam suatu wilayah, terdapat tekanan dari kelompok tertentu agar Pegadaian memberikan perlakuan khusus kepada nasabah tertentu dengan alasan kedekatan sosial. Permintaan tersebut tidak tertulis dalam kebijakan resmi dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi nasabah lain. Pegawai memahami bahwa pelayanan harus bersifat inklusif dan nondiskriminatif. Dalam konteks wawasan kebangsaan dan nilai dasar BUMN, keputusan paling tepat adalah …
A. Memberikan perlakuan khusus demi menjaga stabilitas sosial
B. Menolak permintaan tanpa memberikan penjelasan apa pun
C. Mengikuti permintaan selama tidak menimbulkan kerugian langsung
D. Menjalankan pelayanan sesuai aturan dan menjelaskan prinsip keadilan layanan
E. Mengalihkan keputusan sepenuhnya kepada pihak eksternal
Jawaban: D
Pembahasan:
Nilai keadilan sosial dan AKHLAK menuntut pelayanan setara tanpa diskriminasi. Menjalankan aturan sekaligus memberi penjelasan mencerminkan integritas dan profesionalisme.
Soal Nomor 12
Pegadaian menyediakan berbagai produk untuk menjangkau masyarakat luas, termasuk gadai konvensional dan pembiayaan mikro. Seorang petugas mendapati calon nasabah UMKM yang membutuhkan modal cepat, namun aset yang dimiliki kurang memadai sebagai jaminan gadai. Petugas juga memahami bahwa tujuan Pegadaian adalah mendorong inklusi keuangan secara berkelanjutan. Berdasarkan pemahaman profil dan bisnis Pegadaian, rekomendasi paling tepat adalah …
A. Menolak permohonan karena tidak memenuhi syarat gadai
B. Mengarahkan ke pembiayaan mikro dengan analisis kelayakan usaha
C. Menyarankan pinjaman informal di luar Pegadaian
D. Memberikan pinjaman tanpa analisis untuk membantu UMKM
E. Menunda pelayanan hingga aset nasabah bertambah
Jawaban: B
Pembahasan:
Pembiayaan mikro dirancang untuk menjangkau UMKM yang memiliki keterbatasan aset, dengan tetap memperhatikan analisis kelayakan sebagai bentuk kehati-hatian.
Soal Nomor 13
Dalam sebuah teks layanan tertulis: “Pegadaian berkomitmen memberikan solusi keuangan yang cepat, aman, dan dapat dipercaya.” Seorang peserta diminta menafsirkan makna kata dapat dipercaya dalam konteks tersebut. Jika dihadapkan pada pilihan antara menyederhanakan informasi atau menjelaskan secara lengkap kepada nasabah, makna kata tersebut paling tepat diwujudkan melalui tindakan …
A. Memberikan informasi singkat agar mudah dipahami
B. Menyampaikan informasi sesuai kebutuhan nasabah saja
C. Menjelaskan hak dan kewajiban nasabah secara transparan
D. Menghindari penjelasan teknis agar nasabah tidak bingung
E. Menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada nasabah
Jawaban: C
Pembahasan:
Kepercayaan dibangun melalui transparansi. Penjelasan hak dan kewajiban secara lengkap menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme layanan.
Soal Nomor 14
Seorang nasabah memperoleh pinjaman gadai sebesar Rp2.500.000 dengan bunga layanan 1% per bulan. Setelah 4 bulan, nasabah ingin melunasi pinjaman pokok beserta bunga. Petugas harus menghitung total kewajiban secara akurat agar tidak terjadi kesalahan transaksi. Berdasarkan data tersebut, total pembayaran yang harus dilunasi nasabah adalah …
A. Rp2.525.000
B. Rp2.550.000
C. Rp2.600.000
D. Rp2.650.000
E. Rp2.700.000
Jawaban: C
Pembahasan:
Bunga per bulan = 1% × 2.500.000 = 25.000. Selama 4 bulan = 100.000. Total pelunasan = 2.600.000
Soal Nomor 15
Perhatikan pernyataan berikut:
(1) Pegawai yang patuh prosedur meminimalkan risiko operasional.
(2) Risiko operasional dapat merugikan perusahaan dan nasabah.
(3) Pelayanan cepat selalu mengurangi risiko operasional.
Berdasarkan pernyataan tersebut, kesimpulan yang paling logis adalah …
A. Semua pelayanan cepat pasti aman
B. Kepatuhan prosedur tidak berpengaruh pada risiko
C. Mengurangi risiko operasional memerlukan kepatuhan prosedur
D. Risiko operasional hanya merugikan perusahaan
E. Kecepatan layanan lebih penting daripada prosedur
Jawaban: C
Pembahasan:
Pernyataan (1) dan (2) saling mendukung bahwa kepatuhan prosedur berperan penting dalam mengurangi risiko, sedangkan pernyataan (3) tidak selalu benar.
Soal Nomor 16
Dalam penerapan nilai AKHLAK, Pegadaian menekankan keseimbangan antara kinerja dan etika. Seorang pegawai menemukan bahwa laporan kinerja unitnya tampak baik karena adanya penundaan pencatatan beberapa transaksi bermasalah ke periode berikutnya. Praktik tersebut tidak melanggar aturan tertulis secara eksplisit, tetapi berpotensi menyesatkan pengambilan keputusan manajemen. Pegawai menyadari bahwa transparansi merupakan bagian penting dari akuntabilitas BUMN. Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Membiarkan praktik tersebut karena tidak melanggar aturan tertulis
B. Menunggu hingga ada audit internal baru bertindak
C. Menyampaikan kondisi sebenarnya secara objektif sesuai fakta transaksi
D. Mengoreksi laporan secara sepihak tanpa koordinasi
E. Mengikuti praktik yang ada demi menjaga citra unit
Jawaban: C
Pembahasan:
Akuntabilitas dan integritas menuntut penyajian data yang benar dan transparan. Menyampaikan kondisi objektif membantu manajemen mengambil keputusan yang tepat.
Soal Nomor 17
Pegadaian memiliki berbagai produk yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Seorang nasabah membutuhkan dana cepat untuk modal usaha musiman dan memiliki emas sebagai jaminan, tetapi juga tertarik pada fleksibilitas cicilan. Petugas harus merekomendasikan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan nasabah tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian. Berdasarkan pemahaman produk Pegadaian, pilihan paling tepat adalah …
A. Gadai konvensional tanpa penjelasan alternatif lain
B. Pembiayaan mikro tanpa mempertimbangkan jaminan
C. Gadai emas dengan skema yang sesuai tenor dan kemampuan bayar
D. Tabungan emas sebagai sumber dana langsung
E. Menyarankan pinjaman di luar Pegadaian
Jawaban: C
Pembahasan:
Gadai emas relevan untuk kebutuhan dana cepat dengan jaminan emas, tetap fleksibel dan sesuai prinsip kehati-hatian.
Soal Nomor 18
Bacalah pernyataan berikut: “Pelayanan yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari ketepatan dan kejelasan informasi.” Seorang petugas menghadapi situasi di mana nasabah terburu-buru dan meminta penjelasan singkat mengenai biaya layanan. Petugas khawatir penjelasan yang terlalu ringkas menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. Kesimpulan logis yang paling tepat dari pernyataan tersebut adalah …
A. Kecepatan layanan selalu menjadi prioritas utama
B. Ketepatan informasi dapat dikorbankan demi kepuasan sesaat
C. Penjelasan harus disesuaikan tanpa menghilangkan informasi penting
D. Informasi lengkap hanya diberikan jika diminta
E. Kejelasan informasi tidak berpengaruh pada kualitas layanan
Jawaban: C
Pembahasan:
Kualitas layanan menuntut keseimbangan antara kecepatan dan ketepatan. Informasi penting tidak boleh dihilangkan meski disampaikan secara ringkas.
Soal Nomor 19
Seorang nasabah memperoleh pinjaman sebesar Rp3.000.000 dari Pegadaian. Setelah dua bulan, nasabah telah membayar Rp1.200.000 dari pokok pinjaman. Jika sisa pinjaman akan dilunasi sekaligus, petugas perlu menyampaikan jumlah sisa pokok dengan tepat. Berdasarkan data tersebut, sisa pinjaman pokok nasabah adalah …
A. Rp1.600.000
B. Rp1.700.000
C. Rp1.800.000
D. Rp1.900.000
E. Rp2.000.000
Jawaban: C
Pembahasan:
Sisa pinjaman = 3.000.000 − 1.200.000 = 1.800.000. Soal ini menekankan ketelitian perhitungan dasar dalam konteks keuangan.
Soal Nomor 20
Perhatikan pernyataan berikut:
(1) Pegawai yang teliti mengurangi kesalahan administrasi.
(2) Kesalahan administrasi dapat menurunkan kepercayaan nasabah.
(3) Kepercayaan nasabah memengaruhi keberlanjutan bisnis Pegadaian.
Berdasarkan pernyataan tersebut, kesimpulan paling logis adalah …
A. Ketelitian tidak berpengaruh pada bisnis Pegadaian
B. Kepercayaan nasabah hanya dipengaruhi oleh produk
C. Ketelitian pegawai berkontribusi pada keberlanjutan bisnis
D. Administrasi tidak berkaitan dengan kepercayaan
E. Keberlanjutan bisnis tidak dipengaruhi perilaku pegawai
Jawaban: C
Pembahasan:
Rangkaian sebab-akibat menunjukkan bahwa ketelitian pegawai berdampak pada kepercayaan nasabah dan akhirnya memengaruhi keberlanjutan bisnis.
Ingin Mengakses Soal Tes Pegadaian Lebih Lengkap dan Terbaru?

Persaingan dalam tes rekrutmen BUMN semakin ketat setiap tahunnya, sehingga persiapan biasa tidak lagi cukup. Saatnya Anda berlatih dengan paket soal tes Pegadaian yang dirancang secara profesional dan terstruktur oleh tim berpengalaman di fhci.or.id. Melalui satu platform, Anda akan mendapatkan ratusan soal prediktif lengkap dengan pembahasan mendalam yang membantu memahami pola, logika, dan standar penilaian seleksi BUMN.